Dickynd’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Statement Pengecekan Kondisi (IF)

Posted by dickynd pada November 17, 2008

Statement pengecekan kondisi merupakan pengecekan logika apabila benar maka akan dijalankan dan salah maka akan menjalankan program selanjutnya. Jadi secara kasarnya statement pengecekan kondisi adalah merupakan logika pemrograman yang menjadi otak dari pemrograman itu sendiri. Dalam pengecekan kondisi kita dapat membandingkan 1 atau 2 kondisi dengan menggunakan batuan operator logika. bagi yang belum mengerti operator logika baca artikel sebelumnya Operator Dasar dalam C++.

a. Struktur Kondisi IF

Bentuk Source :

If (kondisi)

Pernyataan

Ket :

Apabila kondisi bernilai benar, maka pernyataan dijalankan

Apabila kondisi bernilai salah, maka pernyataan tidak dijalankan

Apabila dalam satu kondisi pengecekan terdapat dua atau lebih pernyataan, maka harus menggunakan { pada pernyataan dan pada akhir pernyataan menggunakan tanda }.

Bentuk Source :

If (kondisi)

{ pernyataan_1;

pernyataan_2;

………………….

pernyataan_n;

}


a. Struktur Kondisi IF ELSE

Dalam kondisi struktur if ….. else terdapat 2 pernyataan yang akan dijalankan. Jika kondisi yang diperiksa bernilai benar maka pernyataan yang pertama akan dijalankan dan jika kondisi yang diperiksa bernilai salah maka pernyataan yang kedua yang akan dijalankan.

Bentuk Source :

If (kondisi)

Pernyataan_1;

Else

Pernyataan_2;


c. Struktur Kondisi IF Bersarang

If bersarang merupakan bentuk dari suatu pernyataan if (atau if-else) berada dalam if itu sendiri. If bersarang mengecek pernyataan dalam if kemudian dilakukan pengecekan lagi sampai selesai melakukan pengecekan.

Bentuk Source :

If (kondisi)

Pernyataan_1;

Else

if(kondisi)

Pernyataan_2;

pernyataan_3;


d. Struktur Kondisi Switch Case

Struktur kondisi ini biasanya digunakan untuk menyelesaikan kondisi dengan kemungkinan terjadi cukup banyak atau secara kasar proses logika yang sama dan kemungkinan logika tersebut banyak. Struktur ini akan melaksanakan salah satu dari beberapa pernyataan case tergantung nilai dari kondisi variabel dalam switch. Selanjutnya proses akan berlangsung atau berlanjut hingga ditemukan pernyataan break. Jika tidak ada nilai kondisi pada case tidak ada yang sesuai dengan kondisi nilai pada switch maka proses yang akan dijalankan adalah baris default. Struktur kondisi ini merupakan penyederhanaan dari struktur kondisi if, dimana apabila terjadi banyak kondisi logika yang sama dan jumlah perbandingan variabelnya banyak sehingga disederhanakan dengan struktur kondisi switch case. Struktur kondisi switch case sering digunakan untuk membuat menu, conversi hari, bulan, dan lain-lain.

Bentuk Source :

switch (kondisi)

{

Case nilai_kondisi1 : {

Pernyataan_1;

Pernyataan_2;

Break;

}

Case nilai_kondisi2 : {

Pernyataan_1;

Pernyataan_2;

Break;

}

………..

………..

Case nilai_kondisin; {

Pernyataan_1;

Pernyataan_2;

Break;

}

Default : pernyataan;

}

Contoh Program

/* Program Sederhana Statement Pengecekan Kondisi Dasar Dalam C++

=================================================================

oleh dicky katili

http ://dickynd.wordpress.com

email : shiddieqy_katili@yahoo.com

*/

//File Header

#include <iostream.h>

#include <conio.h>

main()

{

int x; // deklarasi variabel

clrscr(); //clear scren (membersihkan layar)

cout <<“Masukkan Nilai Ujian = “; cin >> x;

//Struktur Kondisi IF Bersarang

if(x>80 && x<=100) //operator logika AND

cout <<“Nilai Ujian Anda A”;

else if(x>65 && x<=80)

cout <<“Nilai Ujian Anda B”;

else if(x>45 && x<=65)

cout <<“Nilai Ujian Anda C”;

else if(x>20 && x<=45)

cout <<“Nilai Ujian Anda D”;

else

cout <<“Nilai Ujian Anda E atau kosong”;

getche();

}

Output Program

outputpengecekan1

Sorry, the comment form is closed at this time.

 
%d blogger menyukai ini: